Upacara HUT Ke-73 Pemprov Jatim Tanpa Dihadiri Wagub

Pakde Karwo bersama sejumlah pejabat Forkopimda dalam upacara peringatan HUT Pemperov Jatim ke 73 di Gedung Negara Grahadi.

SURABAYA-Pelaksanaan upacara peringatan HUT ke 73 Pemprov Jatim yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Jumat (12/10) berlangsung meriah. Gubernur Jatim Dr H Soekarwo yang bertindak sebagai inspektur upacara terlihat didamping sejumlah pejabat Forkopimda.
Dalam upacara HUT yang merupakan upacara terakhir karena masuk pada akhir masa jabatan Gubernur Soekarwo setelah dua periode itu, juga diselingi dengan pementasan tari kolosal dan mendapat sambutan meriah para undangan.
     Dalam sambutannya, Gubernur Soekarwo menggarisbawahi pentingnya penerapan digital ekonomi dalam mempercepat kesejahteraan masyarakat Jatim. Penerapan tersebut sebagai solusi untuk meningkatkan daya saing, terutama pada proses produksi, pembiayaan dan pasar. “Ini penting dilakukan karena prosesnya akan menjadi lebih efisien dan efektif,” ucapnya.
Digital Ekonomi tambahnya, harus mampu mendorong sektor industri. Melalui digital ekonomi itulah, segala informasi tentang penyediaan bahan baku industri di masing-masing daerah bisa tersedia. Dengan begitu ketika ada suatu daerah atau perusahaan membutuhkan bahan baku, bisa mengambil dari daerah lain dan tidak perlu impor dari luar negeri.
     Hanya saja, yang cukup ironis, dalam upacara kemarin Wakil Gubernur Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul tidak nampak hadir. Pakde Karwo yang didampingi istri hanya didampingi pejabat Forkopimda seperti Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjen Arif Rahman serta Ketua DPRD Jatim Abdul Halim Iskandar.
     Saat dikonfirmasi mengenai ketidakhadiran Gus Ipul, Gubernur Soekarwo menjawab dengan santai dan mengatakan kalau ia sudah diundang dalam peringatan upacara tersebut. “Kemarin sudah diundang, termasuk pak Sekda dan lainnya. Pikiran saya bisa hadir, tapi kok ternyata tidak hadir," jelasnya.
     Kemudian ia memastikan bila ketidak hadiran Gus Ipul itu tidak berkaitan dengan konflik apapun. Sebab, sejak kepemimpinannya,Gus Ipul tidak pernah absen. "Nanti saya telpon mengapa ndak hadir,” pungkasnya. (yok/tyo)