Pemkot Ganti Rugi Kendaraan Korban Teror Bom

Kombespol Frans Barung Mangera menunjukkan barang bukti kendaraan korban aksi bom bunuh diri di halaman gedung Ditreskrimum Polda Jatim.

SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya siap memberikan ganti rugi kendaraan yang menjadi korban ledakan teror bom. Seluruh kendaraan itu, terdiri dari 62 unit sepeda motor akibat ledakan di tiga gereja, satu unit mobil Toyota Avanza dan dua sepeda motor akibat ledakan di Polrestabes Surabaya.

Perhatian serius pemkot ini, diungkapkan Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera saat merilis barang bukti korban bom di halaman gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Selasa (15/5). 

“Semua kendaraan nanti diganti oleh Bu Risma. Pemkot saat ini tengah mendata kendaraan-kendaraan itu,” kata Barung.  Karena itu kemarin ada seorang petugas perwakilan Pemkot, Simanjuntak yang melakukan pendataan kendaraan di Mapolda Jatim.

Kini puluhan bangkai sepeda motor dari insiden bom gereja, serta mobil Toyota Avanza hitam dari ledakan di Polrestabes Surabaya, yang sudah dikumpulkan di Mapolda Jatim.

Hanya saja, dikatakan Barung bila saat ini kendaraan yang akan didata kondisinya sudah tak berbentuk. “Namun seperti bisa dilihat sendiri saat ini kondisi beberapa kendaraannya sudah hancur lebur,” imbuhnya. Karena itu pihak Polda Jatim akan melakukan upaya lain melalui registrasi dan identifikasi. “Satu-satunya cara dengan melalui registrasi dan identifikasi di Polda Jatim,” jelasnya.

Kini puluhan kendaraan mengalami rusak berat dikumpulkan di Polda Jatim. Area tersebut juga dibatasi garis polisi dan dijaga aparat bersenjata lengkap. Ada 62 unit sepeda motor akibat ledakan di tiga gereja, satu unit mobil Toyota Avanza dan dua sepeda motor akibat ledakan di Polrestabes Surabaya. (yok/day)