Pasutri Keputran Dijambret di Genteng Kali

Tim Respatti membantu korban jambret

SURABAYA-Pasangan suami istri (pasutri), Panca Setiawan (48), dan Nur Diana Ekawati Munir (45), warga Jalan Keputran, jadi korban penjambretan. Keduanya dikerjai di Jalan Genteng Kali, Rabu (10/10) malam.
Selain kehilangan uang tunai Rp 1 juta, Panca mengalami patah tulang kaki kiri dan istrinya patah lengan kiri. Kejadian bermula sekitar pukul 20.50. Saat itu, Panca usai menjemput istrinya yang bekerja di sekitar lokasi. Seperti biasa, kedua pasutri itu mengendarai motor sembari berbincang saat perjalanan pulang.
"Mendadak dari belakang, dua pelaku yang juga mengendarai motor memepet dari kiri," kata Kepala Tim Respatti Ipda Ardian Wahyudi.
Sempat terjadi tarik-menarik antara istri dan pelaku. Namun karena kalah tenaga, dua bandit itu akhirnya berhasil merampas tas yang berisi peralatan make up dan sejumlah uang tersebut. "Kedua korban tersungkur ke jalan raya setelah kalah mempertahankan tasnya," lanjut Wahyudi.
Pengendara motor lain yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menolong korban dan melaporkan ke call center 110 Polrestabes Surabaya. "Setelah kami mendapat laporan, langsung merapat ke lokasi kejadian guna mengevakuasi korban," tandas Wahyudi.
Lebih lanjut, Wahyudi mengatakan, pihaknya membagi tugas untuk menangani kejadian itu. Sebagian mengantar korban ke rumah sakit terdekat, anggota lain berusaha mengejar kedua pelaku. "Untuk tindak lanjut, kami limpahkan kasus tersebut ke Mapolsek Genteng selaku pemangku wilayah," pungkas Wahyudi. (fdn/nov)