Dewi Sandra Alami Pelecehan

DEWI Sandra ikut mendukung aksi speak-up yang dilakukan pedangdut Via Vallen perihal kasus pelecehan yang dilakukan oknum pesepak bola nasional. Menurut Dewi Sandra, siapapun berhak melawan dan menyuarakan keluhan bila dizalimi. 

"Saya setuju dan mendukung gerakan speak up karena ini hak asasi manusia. No! Saya tidak pantas untuk di treat seperti itu (pelecehan)," kata Dewi Sandra di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. 

Dewi mengaku pernah mengalami hal serupa saat masih aktif di panggung musik. Pelantun Kapan Lagi Bilang I Love You itu pun tak segan-segan berbalik dan melawan pelaku yang melecehkannya secara verbal. 

"Saya sedikit takut sebenernya ngomong ini, karena kan diuji juga ya, gimana kalau kejadian itu menimpa saya, berani nggak saya kaya gitu?" katanya. 

"Ini saya mau cerita, sebelum saya berpakaian seperti ini, setelah manggung pas saya turun panggung, di backstage saya jalan, ada gerombolan laki-laki yang treat saya gitu (melecehkan) lewat kata-kata. Saya lagi jalan langsung berbalik, saya marah ke dia, saya tegasin 'sorry, lo ngomong kaya gitu sadar nggak punya ibu? Jangan heran kejadian itu terjadi sama ibu lo, adik lo suatu hari nanti digituin'," ceritanya panjang lebar.

Setelah menantangnya seperti itu dengan tegas, Dewi mengungkapkan bahwa para lelaki itu pun diam. Bahkan, mereka meminta maaf karena telah memperlakukannya dengan tidak sopan. 

"Itu karena saya berani ngomong. Saya rasa, kita sudah ada di zaman, di mana jika kita menyuarakan hal benar pasti akan dibela," tukasnya. 

Selama ini, perempuan yang menerima pelecehan seksual memang cenderung diam. Komnas Perempuan mengatakan hal itu lantaran tidak mendapatkan pembelaan. Apalagi, tidak ada payung hukum yang mampu melindungi korban dari pelecehan seksual. 

Sejauh ini, perbuatan yang bisa dijatuhi sanksi pidana hanyalah pencabulan dan pemerkosaan. (*/mik)