Tyas Mirasih Diancam Pidana

PERSETERUAN artis Tyas Mirasih dengan Nenek Maryke masih terus berlanjut. Kasus ini berawal atas tudingan Maryke kepada Tyas lantaran telah menculik cucunya yang berinisial ACB. 

Aga Khan kuasa hukum dari pihak Nenek Maryke pun mengungkapkan perkembangan kasus Amandine, di mana ia siap untuk mengambil tindakan tegas jika tidak Amandine pun tak kunjung dikembalikan pada pelukan kliennya.

"Setelah semua ini terbukti bahwa Tyas Mirasih menguasai anak tersebut. Katanya Amandine dipindahkan ke temennya, seharusnya kalau kawan yang baik itu anak balikin ke keluarganya apa salahnya? Kan ada keluarga yang punya hubungan darah, ada nenek kandungnya. Kita mengimbau Amandine dikembalikan sebelum kita lakukan upaya hukum lebih keras lagi. Kita mau ke Komnas Ham," ujar Aga Khan, saat ditemui di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (28/3).

Namun Aga Khan sendiri juga menjelaskan kalau KPAI sendiri menyatakan kalau Tyas Mirasih tidak terbukti menculik. Hanya saja sang kuasa hukum menegaskan kalau menguasai dan mengasuh anak jadi poin yang patut digaris bawahi pada permasalahan di antara kliennya dan Tyas Mirasih.

“Tidak terbukti menculik tapi kan untuk menguasai dan mengasuh anak itu harusnya dia tahu diri, dia tidak punya hak sama sekali. Makanya kami mengimbau kalau 1x24 jam ini masih tidak ada itikad baik kami akan melakukan tindakan yang lebih keras, kami akan meminta pihak Kepolisian menjemput anak tersebut. Kami akan meminta bantuan kepada pihak kepolisian. Anak itu sekarang disimpan, dipindah-pindahin, kan kasihan," lanjutnya.

Selain itu Aga Khan juga mengungkapkan kalau saat ini ia dan kliennya sudah mengambil tindakan untuk melaporkan Tyas Mirasih. Karena itu, sekarang ini ia dan Nenek Maryke pun tengah menanti perkembangan selanjutnya dari pihak Polda Metro Jaya.

"(Kalau) Pelaporan (soal Tyas) udah, kita udah lapor ke Polisi. (Lapor) Ke Polda Metro," pungkas Aga Khan singkat.

Menanggapi berita tersebut, Tyas dan sepupunya, Sealy Syah mengaku tak pernah menutup jalur komunikasi antara Maryke dan cucunya.

"Neneknya juga nggak berusaha untuk menemui sih. Jadi apa yang mau ditemui?" ujar Sealy Syah, saat ditemui di SPKT Polda Metro Jaya, belum lama ini.

Tyas pun menegaskan, hingga kini sang nenek sama sekali tak ada itikad baik untuk menghubunginya secara langsung. Padahal menurutnya, sedari awal, dirinya tidak menghalangi Maryke untuk bertemu ACB.

"Dia bilang sudah menghubungi via Regi. Saya masih ada chat terakhir sama Bapak Regi, masih baik dan sopan, semua masih ada. Tapi tiba-tiba muncul kabar nggak enak di media. Kita sebenarnya nggak pernah menutup komunikasi lho," jelasnya.

Menurut penuturan Tyas, pasca meninggalnya sang ibu, ACB memang sempat menginap selama beberapa minggu di rumahnya sampai akhirnya ia pindah ke rumah Seali Syah. Selama itu pula, sang nenek tak pernah mencari keberadaan ACB. Sontak, tudingan penculikan yang dilakukan oleh Tyas membuat keluarga besar Tyas Mirasih naik pitam.

"Sealy berulang kali bilang dan titip pesan buat hubungi saya. Tapi sampai detik ini, dia tidak ada tuh menghubungi saya. Mana katanya sudah menghubungi? Misalnya neneknya bilang, 'Regi tolong dong gue mau ketemu sama cucu gue'. Oke gue temui. Tapi sampai detik ini nggak ada kata-kata seperti itu," tandasnya. (*/mik)

 

Berita Terkait !