Pantau Korban Gempa, Forkopimda Jatim Terbang ke Pulau Sapudi

Gubernur Jatim Soekarwo, Kapolda Irjenpol Luki Hermawan dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen Arif Rahman naik heli yang akan menerbangkan ke Pulau Sapudi.

SURABAYA- Guna memastikan kondisi korban gempa di lapangan, Gubernur Jatim Soekarwo bersama Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen Arif Rahman melakukan tinjauan langsung ke Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, (11/11) pagi ini.
     Setelah menggelar rapat dengan sejumlah kepala dinas dan jajaran terkait di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan pagi ini, Gubernur langsung menuju Mapolda Jatim untuk kemudian berkoordinasi bersama Kapolda dan Pangdam, selanjutnya berangkan ke Pulau Sapudi dengan heli.
     Sebelum menuju Pulau Sapudi, di halaman Gedung Tri Brata Mapolda Jatim Gubernur sempat memberikan keterangan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat guna mengatasi korban gempa baik di Sumenep maupun di Situbondo.
     “Yang meninggal kita berikan santunan, tapi lebih dari itu kehadiran beliau-belia (pejabat Forkopimda, red) memberikan rasa tenang di masyarakat bahwa pemerintah hadir di tempat itu kemudian menyelesaikan permasalahan di sana secepat-cepatnya,” jelas Gubernur Soekarwo.
     Sedangkan terkait logistik, pihaknya juga telah mengirim keperluan untuk perbaikan rumah. “Ada 25 rumah yang mengalami kerusakan di Kecamatan Gayam, Pulau Sapudi,” imbuh Gubernur di hadapan sejumlah wartawan.
     Seperti diketahui gempa bumi magnitudo 6,4 di 61 kilometer timur laut Situbondo, berdampak parah di wilayah Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep. Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov Jatim Aris Agung Paewai mengatakan, Gubernur Soekarwo langsung merespons cepat tak lama setelah kejadian gempa tersebut. "Pak gubernur langsung memutuskan berangkat dengan bapak Kapolda dan Pangdam,” jelasnya.
     Ia menambahkan, gubernur telah memerintahkan OPD terkait untuk menurunkan tim lengkap. "Untuk langsung berangkat melakukan rehabilitasi semua. Pak gubernur berpesan, masyarakat tidak boleh menunggu lama dan harus segera teratasi," papar Aris.
      Untuk data sementara dampak gempa dilaporkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa rumah mengalami kerusakan. Daerah yang terparah adalah di Kecamatan Gayam, Kabupaten Semenep, Madura. (yok/tyo)