Hindari Razia Polisi, Tewas Dihantam Truk

SURABAYA - Ingin menghindari razia polisi, malah tewas dihantam truk, Selasa (2/10). Nasib nahas ini dialami Basuki (53), warga Jalan Kampung Malang. Waktu kejadian anggota Polsek Tandes sedang menggelar razia kelengkapan surat-surat kendaraan di Jalan Margomulyo. 

Kecelakaan yang dialami Basuki tersebut karena ia nekat melawan arus untuk menghindari razia. Saat itu korban mengendarai motor Beat L 4481 RF melintas dari selatan ke utara. Melihat ada polisi yang menggelar razia, Basuki segera memutar arah motornya melawan arus untuk mencari jalan alternatif.

Sialnya Basuki yang akan berbelok ke arah gang di sebelah kiri, tidak melihat laju truk L 9827 UQ yang disopiri Suparman (46), warga asal Kaliwates, Kembangbahu, Lamongan. Tabrakan pun tidak terhindarkan, sehingga membuat Basuki tewas di tempat kejadian dengan luka parah di perut.

Kanit Laka Polrestabes Surabaya AKP IGK Antara membenarkan peristiwa kecelakaan maut tersebut. Antara mengatakan, korban melawan arus untuk menghindari razia polisi. Diduga karena panik dan ketakutan, Basuki tidak melihat truk melaju hingga menabraknya.

"Pengendara motor meninggal di tempat. Dugaan karena kelalaian pengendara motor yang terburu-buru karena takut terjaring razia," ujar Antara.

Atas peristiwa tersebut, jenazah korban dibawa ke RSUD dr Soetomo. Sedangkan sopir truk berikut kendaraannya telah diamankan ke kantor Satlantas Polrestabes Surabaya, Jalan Dukuh Kupang Timur. Suparman, sopir truk masih dimintai keterangannya terkait kecelakaan tersebut. (haj/nov)