Diduga Pesta Miras Oplosan Tiga Warga Desa Hulaan Tewas

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro mendatangi lokasi kejadian.

GRESIK - Usai pesta minuman keras(miras) di bantaran sawah di Desa Hulaaan, Kecamatan Menganti, tiga nyawa melayang, Minggu (19/8) dini hari. 

Informasi yang dihimpun, pada malam HUT Kemeredekaan RI ke-73, Kamis (16/8), puluhan pemuda desa tersebut menggelar pesta miras oplosan, berganti-ganti di tiga tempat yang berbeda. Hingga pada Minggu, tiga pemuda, diantaranya Andik, Riko dan Pendik, merasa sakit perut dan muntah-muntah. Akhirnya mereka dibawa ke rumah sakit Desa Laban, Menganti. 

Dalam perawatan di rumah sakit tersebut, nyawa Andik dan Rikotidak bisa tertolong. Sementara, Pendik dirujuk ke RS dr Soetomo, Surabaya. Sayangnya, nyawanya juga tidak tertolong

Imron (40), Kasun Desa Hulaan, Menganti, membenarkan kejadian itu. " Memang benar kejadian itu. Yang meninggal tiga orang," kata Imron kepada Memorandum.

Lebih lanjut dijelaskan Imron, karena saat itu pestanya anak banyak, dan khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, atas inisiatif kades semuanya disuruh medical check ke rumah sakit dr Soetomo Surabaya. " Khawatir keracunan jadi diperiksa sendiri-sendiri," lanjut Imron. 

Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro, menjelaskan bilakejadian itu 16 Agustus malam, korban meninggal pada 19 Agustus. " Tiga orang yang meninggal, penyebabnya masih dalam penyelidikan. " tegas mantan Kapolres Bojonegoro.

Dijelaskan, korban hanya tiga orang. Sedangkan, temannya yang ikut pesta ketakutqn. " Jadi tidak benar bila ada korban yang lain. Saya tegaskan hanya tiga meninggal dunia. Kasusnya masih lidik," pungkas Wahyu.(an/har/tyo)