Kapal Tenggelam, 2 Nelayan Hilang

Petugas BPBD Tuban memberikan arahan kepada para nelayan Palang tentang teknis untuk pencarian korban hilang.

TUBAN - Sebuah kapal motor (KM) nelayan Barokah untuk mencari ikan milik nelayan asal Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban dikabarkan kecelakaan dan tenggelam di perairan laut utara sekitar 40 mil dari daratan, Jumat (17/8).

Akibat kejadian tersebut, dua orang nelayan hilang dan belum ditemukan. Sedangkan belasan orang nelayan berhasil selamat dan sudah berhasil ditemukan nelayan lainnya. 

Data yang dihimpun, kapal motor milik nelayan Tuban itu tenggelam di kawasan perairan barat Pulau Bawean. Di mana KM Barokah itu membawa 18 orang anak buah kapal (ABK). 

"Untuk posisi kapal yang tenggelam itu berada pada koordinat S.0605231 E.11210584. Kapal tersebut membawa 18 orang ABK," terang Joko Ludiono, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban.

Tenggelamnya kapal motor milik Nur Kholis, warga Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, itu lantaran mengalami kebocoran. Sehingga air masuk ke dalam kapal dan membuat kapal yang sudah perjalanan pulang langsung tenggelam.

"Kapal tenggelamakibat patahnya as propeler yang putus. Sehingga air masuk ke kapal," tambah Joko Ludiono.

Setelah tenggelam, 16 nelayan bisa menyelamatkan diri dan berhasil tertolong dengan kondisi selamat oleh para nelayan lainnya. Sedangkan dua ABK lainnya saat ini masih hilang dan belum diketahui bagaimana kondisinya.

"Dua nelayan masih hilang," ungkap Joko Ludiono setelah memberikan arahan kepada para nelayan Palang tentang teknis untuk pencarian korban hilang di laut.

Sementara itu, pihak BPBD Tuban langsung mendata para korban kapal yang tenggelam itu. Pihaknya masih koordinasi dengan semua pihak untukn upaya pencarian nelayan yang hilang. (*/fer)