Dihantam Truk, Pasutri Tewas, Terjadi Ledakan, Lima Orang Ikut Terluka 

Kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Brondong. 

LAMONGAN - Kecelakaan maut terjadi di jalur Pantura Lamongan-Tuban, Rabu (15/8). Akibat kejadian di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong tersebut pasangan suami istri (pasutri) tewas di lokasi kejadian.

Keduanya Marji (45) dan Yuliati (42), warga Desa Blimbing, Kecamatan Paciran. Selain korban tewas, lima orang ikut mengalami luka-luka. Satu di antaranya menderita luka bakar terkana percikan api usai terjadi ledakan karena truk juga menabrak kios bensin di lokasi.

Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat truk S 8340 UH yang disopiri Hadi Firman (35), warga Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban melaju dari Tuban dengan kecepatan sekitar 80 kilometer. Saat bersamaan di jalur searah melintas motor yang dikendarai Khirom (30) yang membonceng Asnawiyah (70), warga Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong. Posisi motor berada di depan truk.

Setiba di TKP, motor bernopol S 2975 HF tersebut mendadak belok ke kanan. Karena jarak terlalu dekat akhirnya truk menabrak motor tersebut hingga dua pengendara motor terjatuh. Keduanya mengalami luka serius. Khirom menderita luka parah di kepala hingga pendarahan telinganya. Sedangkan Asnawiyah, patah tulang tangan kanannya.

Kecelakaan tidak berhenti di situ. Ternyata sopir truk tidak mampu menguasai laju kendaraannya sehingga hilang kendali dan akhirnya menabrak sepeda motor Suzuki S 3832 KH dari arah berlawanan yang dikendarai Marji bersama Yuliati. Akibatnya, mereka tersungkur dan terjepit bersama truk yang menabrak gapura desa dan kios bensin. Pasutri itu juga tewas di lokasi kejadian.

Selain itu, Mardiah (50), warga Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, yang kebetulan berada di lokasi terkena percikan api ketika truk terbakar usai menabrak kios bensin. Bagian tubuh Mardiah menderita luka bakar dan lecet-lecet. Sedangkan kondisi Hadi Firman, sopir truk beserta kernet, Dussalam (42), warga Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mengalami patah tulang kaki.

Saat dikonfirmasi Kanit Laka Lantas Polres Lamongan Iptu Sudibyo membenarkan kecelakaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Brondong tersebut. "Benar terjadi laka lantas. Diduga karena sopir truk hilang kendali saat melihat sepeda motor yang mendadak belok ke kanan," terang Sudibyo. (cw3/har/nov)