Densus Tangkap Perencana Bom di Graha Pena

Pelaku diamankan Densus 88 di parkiran Graha Pena.

SURABAYA - Satu terduga teroris berhasil ditangkap anggota Densus 88 Mabes Polri. Pelaku tersebut diamankan di halaman depan gedung Graha Pena, Senin (14/5). Pria ini diduga akan melakukan aksi pengeboman di suatu tempat.

“Pelaku diamankan di halaman depan gedung Graha Pena sebelum melakukan aksi," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Sekadar diketahui Graha Pena merupakan gedung yang banyak dipakai oleh banyak penyewa (tenant). Pelaku yang diduga teroris tersebut ditengarai bekerja di salah satu tenant. Barung menambahkan, jadi total penangkapan yang berhasil dilakukan Densus 88 adalah delapan teroris.

Kedelapan orang tadi, menurut Barung, ada yang ditembak mati karena berupaya melawan anggota dan yang ditembak adalah dua orang yang ditangkap di Sidoarjo serta dua lainnya berhasil ditangkap dalam keadaan hidup.

Sedangkan tiga orang berhasil ditangkap di Surabaya tepatnya di Jembatan Merah Plaza (JMP) Surabaya. "Yang ditangkap berinisial W, A, F, mereka ditangkap di JMP," pungkas Barung.

Hanya saja belum diketahui jelas identitas dari orang yang diciduk Densus 88 di Graha Pena tersebut. Diduga kuat orang tersebut ditangkap karena terlibat perencanaan untuk pengeboman di wilayah Surabaya. Barung menambahkan belum mengetahui sejauh mana keterlibatan orang tersebut maupun identitasnya.

"Satu diamankan Densus 88 di Graha Pena. Dia dicurigai ikut perencanaan pengeboman Surabaya," kata Barung.

Disinggung mengenai profesi dari orang yang ditangkap Densus 88 tersebut apakah merupakan salah satu karyawan yang bekerja di Gedung Graha Pena, Barung mengaku belum mendapat informasinya. "Saya belum tahu itu masih dirahasiakan. Yang pasti orang ini satu jaringan dengan JAD,” pungkas Barung. (*/nov)