Bom Tiga Gereja, Dua Misa Ditiadakan

Pengumuman tidak ada misa.

SURABAYA - Mengantisipasi penyerangan susulan teroris, suluruh gereja di Surabaya, menghentikan seluruh kegiatan peribadatan. Seperti halnya di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria di Jalan Kepanjen, yang meniadakan dua misa, dengan alasan keamanan.

"Dua jadwal untuk saat ini tidak ada, kami sudah memasang pengumuman. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," terang Jimmy, salah seorang jemaat yang ikut menjaga gerbang gereja.

Masih menurut Jimmy, bila misa hanya dilakukan pagi hari ketika belum ada kabar tentang tiga gereja yang diserang teroris. Namun, hal itu tidak membuat jemaat panik, dan tetap melakukan ibadah hingga selesai.

"Misa pertama selesai dengan pengamanan dari seluruh pihak. Semuanya berjalan aman hingga semua meninggalkan gereja," lanjutnya.

Meski tidak ada kegiatan misa, namun dilakukan pemasangan metal detector, yang didatangkan dari Pemkot Surabaya. Sebab ada kegiatan pemberkatan pernikahan seorang jemaat gereja. 

"Karena pernikahan ini sudah dijadwalkan jauh-jauh hari, dan tidak bisa ditunda. Sehingga pengamanan ditingkatkan dengan mendatangkan alat detector," ujar Suhermansyah, Kasie Trantib Kecamatan Krembangan Selatan. (tyo/fer)