Mobil Diduga Berisi Bom di Jalan Rajawali

Karyawan Bank Mandiri dievakuasi.

SURABAYA - Penjagaan eksra ketat terjadi seluruh jalan raya akses menuju Polrestabes Surabaya. Puluhan petugas dari kepolisian dan Satpol PP berjaga dan sebagian mengatur pengalihan lalu lintas.

Penutupan terjadi di Jalan Gatotan, Jalan Sikatan, Jalan Cendrawasih, Jalan Branjangan, Jalan Jembatan Merah, dan terakhir Jalan Cendrawasih. "Untuk sementara ini dilakukan sterilisasi, sehingga ada pengalihan arus," ujar Bowo, anggota Sat Pol PP, yang berjaga di Jalan Branjangan.

Sekitar pukul 10.55, terjadi ketegangan setelah sebuah mobil warna silver ditinggal pemiliknya di Jalan Rajawali dekat tikungan Jalan Jembatan Merah, akses jalan menuju Polrestabes Surabaya.

"Katanya ada bom di mobil itu, sama polisi disuruh mundur semua," terang Dwi Ikhwan, Satpam Hotel Ibis.

Kontan saja para pengguna jalan yang hendak menuju Jalan Kembang Jepun menjadi panik, dan memilih putar balik sebalum bom benar-benar meledak. "Balik-balik jangan mendekat, jangan dekat mobil," teriak anggota polisi.

Bahkan bus kota dan angkutan umum yang ada di depan Jembatan Merah Plasa diminta untuk meninggalkan lokasi. Selain mobil warna silver, petugas juga menaruh curiga sebuah mobil warna merah yang terparkir di depan Kantor Badan Pendapatan Daerah.

Ketegangan juga terjadi pada karyawan Bank Mandiri, yang yang dievakuasi petugas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, karena posisi mobil tersebut sangat dekat. Bahkan seorang karyawati yang kondisinya hamil tanpak shok dan bawa ke ambulans.(tyo/mik)