Empat Pelaku Bom Bunuh Diri Polrestabes Tewas, Empat Polisi Luka

Anggota polisi membopong seorang anak pasca pemboman di pintu penjagaan Polrestabes Surabaya.

SURABAYA - Polda Jatim melalui Kabud Humas Kombespol Frans Barung Mangera memastikan bila korban bom bunuh diri di Mapolrestabes Surabaya pukul 08.50 pagi tadi ada 10 orang.

Dari 10 korban itu 4 diantaranya adalah anggota kepolisian Polrestabes Surabaya, yakni Bripda M Taufan, Bripda Rendra, Aipda Umar, dan Briptu Dimas Indra.

Sementara enam orang lain yang menjadi korban adalah warga sipil, dimana didalamnya diantaranya terduga pelaku bom bunuh diri.

"Semua korban dirujuk  ke RS Bhayangkara Polda Jatim," ujar Barung. Pihaknya juga menambahkan bila diantara enam warga sipil yang menjadi korban itu 4 diantaranya dinyatakan meninggal dunia.

 

Anak kecil (dalam lingkaran) berjenis kelamin perempuan yang masih hidup di lokasi kejadian.


"Empat orang yang meninggal itu diduga merupakan terduga pelaku bom bunuh diri," imbuhnya. Dimana saat kejadian diduga pelaku yang berboncengan dengan dua motor.

Seperti diketahui markas Polrestabes Surabaya diserang pelaku bom bunuh diri tadi pagi. Diduga pelaku seorang pria dan wanita yang berboncengan motor yang juga membawa seorang anak kecil.

Berdasar pantauan kamera CCTV di lokasi, anak kecil berjenis kelamin perempuan masih hidup meski terdapat luka luka di tubuhnya. Terlihat seorang anggota polisi berusaha mendekati si anak yang berusaha bangkit untuk kemudian berdiri itu.

Anggota polisi itu kemudian berusaha menggendong menyelamatkan anak kecil itu diantara kepulan asap bekas ledakan bom. (yok/mik)