Polisi Ledakkan Bom di GKI Diponegoro

Dua polisi sedang berjaga-jaga di lokasi GKI Diponegoro.

SURABAYA - Hingga saat ini polisi belum mengevakuasi tiga jasad yang tergeletak di area parkir Gereja Kristen Indonesia .(GKI) di Jalan Diponegoro. Petugas masih disibukkan dengan keberadaan satu bom di lokasi yang diduga masih aktIf.

Sekitar pukul 10.45 petugas Gegana Satbrimob Polda Jatim berhasil meledakkan bom itu. Sebelum peledakan juga disertai beberapa hitungan menggunakan mikrofone serta memerintahkan semua yg ada didekat lokasi untuk menjauh.

Bersamaan dengan bunyi ledakan yang cukup keras itu juga terlontar tali ke atas dengan sebuah benda di ujungnya.

Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo di lokasi belum bisa memberikan keterangan terkait ledakan yang ada di gereja di wilayah hukumnya itu.

"Kami masih melakukan olah TKP, nanti ada yang berwenang memberikan keterangan," jelasnya.

Informasi dihimpun Memorandum di lokasi serta keterangan saksi di lokasi, pelaku peledakan di GKI Diponegoro berjenis kelamin perempuan dengan mengenakan cadar dan berjaket.

Pelaku yang berjalan bersama dua perempuan diperkirakan masih anak-anak berjalan kaki dari arah toko roti fresh one atau sekitar 100 meter dari gereja.

Sesampai di halaman gereja sempat dihentikan dan ditanya identitasnya oleh satpam gereja bernama Yesayas.

Namun dalam hitungan detik bom meledak hingga melukai perut Yesayas yang cukup parah serta pelaku sendiri.

Beberapa menit kemudian terdengar ledakan kedua yang cukup keras," ujar Joko, warga kembang kuning yang juga salah seorang jemaat GKI yang posisinya dekat lokasi atau di kantin gereja.(yok/mik)