Atap Rumah Roboh, Bapak Tewas, Anak Selamat

Panca Bagus Andrianto yang mengalami luka di kepala.

MADIUN - Tragedi memilukan terjadi di Jalan Panglima Sudirman, Gang Sepuhan, Kelurahan Pangongangan, Kecamatan Manguharjo, Sabtu (14/4).

Atap rumah seorang warga setempat roboh. Akibatnya, pemilk rumah tewas dan anaknya terluka. Korban meninggal adalah Arwadi (59), seorang anggota Banser Kota Madiun. Arwadi tak tertolong setelah dirawat di RSUD Soedono Madiun.

Sedangkan, anaknya, Panca Bagus Andrianto (19), mengalami luka di kepala akibat tertimpa atap kamarnya. "Bapak meningal di RS tadi. Tidak luka, mungkin kaget sehingga jantungnya kambuh. Kalau saya luka di kepala," jelas Panca saat di rumahnya.

Panca bercerita, atap rumahnya roboh sekitar pukul 07.00. Ketika kejadian dirinya masih tertidur di kamar dan sempat ditolong oleh bapaknya yang saat kejadian sedang ngobrol dengan ibunya Toinem (49). Rumah tersebut hanya di tempati dirinya dan kedua orang tuanya.

"Sebelum meninggal bapak justru yang nolong saya. Saat atap roboh, debu banyak dan gelap. Saya sempat karena tak bisa melihat," imbuhnya.

Panca mengatakan bapaknya meninggal sekitar pujul 09.00. Namun, Arwadi tidak mengalami luka apa pun. Dari pemeriksaan dokter diduga terkena serangan jantung. Atap rumah yang roboh, lanjut Panca, hanya yang ada di atas kamarnya.

Kondisi kayu atap tersebut memang sudah rapuh dan rencananya ada musyawarah keluarga untuk merehabnya. Namun belum sampai diperbaiki ternyata atap keburu roboh hingga terjadi kejadian tersebut.

Jenazah Arwadi juga telah dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) kelurahan setempat. (dtc/nov)