Perahu Terguling, 1 Santri Tewas, 4 Hilang

Tim penyelamat mencari korban yang belum ditemukan. 

SUMENEP - Satu santriwati meninggal dunia, empat santri santriwati dinyatakan hilang, dan 29 korban lainnya selamat, dalam kecelakaan laut di perairan antara Pulau Sapeken, Desa Sapeken dan Pulau Saredeng Kecil, Desa Saseel, Kecamatan Sapekep, Kamis (8/3) sekitar pukul 15:30. 

Saat itu rombongan santri/satriwati Pondok Pesantren Abu Hurairah, berangkat dari Pelabuhan Karang Kongo, Dusun Bangkau, Desa Sapeken, menuju Desa Tanjung Kiok, naik Perahu Kota Baru untuk acara pengajian. Perahu milik rakyat tersebut dinahkodai Sahrudin (40), pemilik perahu yang tinggal di Dusun Bukut, Desa Sapeken. 

Perahu Kota Baru bermuatan 34 penumpang termasuk nahkodanya. Setelah berangkat dari pelabuhan, selang 45 menit kemudian, di tengah perjalanan, cuaca sedikit mendung dan perahu mulai tidak seimbang dihantam ombak. ”Ombak menghantam sisi kanan perahu dan oleng ke kiri menyebabkan penumpang sisi kiri terlempar ke laut,” terang Kapolres Sumenep AKBP Fadhillah Zurkanain, berdasarkan keterangan saksi, Jumat (9/3).

Setelah perahu kembali normal, Ustad Hanip berupaya menyelamatkan para santri/satriwati yang terlempar ke laut dengan menaikkan ke atas kapal. Meski mendapat bantuan nelayan Saseel yang melintas wilayah tersebut, sebagian korban belum berhasil diselamatkan. 

Sampai di Pelabuhan Tanjung Kiok, pertolongan datang dari warga setempat bersama polsek, koramil, kamla, dan Sat Pol PP Kecamatan Sapeken. Lima jam upaya pencarian dilakukan tim gabungan, tidak membuahkan hasil. “Pencarian dihentikan karena malam dan cuaca tidak memungkinkan. Saat itu juga, kami koordinasi dengan Bazarnas Jawa Timur dan BPBD Sumenep yang malam itu langsung menuju ke lokasi,” paparnya.  

Fadillah menyebutkan, jumlah penumpang yang selamat berjumlah 29 orang, empat masih hilang dan satu meninggal dunia. Langkah Polres akan memberangkatkan sekitar 50 personel untuk mencari korban yang masih hilang.

Berdasarkan keterangan dari Puskesmas Sapeken Dr Sugeng menerangkan, sebanyak 13 orang dirawat di puskesmas setempat, dan satu orang dirujuk ke RSUD Kerta Husada Singaraja Bali. (uri/aan/rif)

  • 10 TERPOPULER
  • 10 TERBARU