Pisah Ranjang, Gantung Diri

Petugas mengevakuasi mayat Edi alias Cimeng. (Foto: Aris)

SURABAYA - Warga Jalan Kapasan Samping II digegerkan dengan tewasnya Edi alias Cimeng (27), warga setempat, yang gantung diri di rumahnya, Senin (26/2) pukul 11.00. Belum diketahui penyebab pasti hingga pria yang pisah ranjang dengan istrinya ini mengakhiri hidupnya.

Kali pertama yang mengetahui bapak satu anak ini tewas yakni Yoyok Efendi (38), tetangga korban, yang berniat pinjam gergaji. “Ketika saya masuk, dia (korban, red) sudah tergantung dengan lidah menjulur,” terang Yoyok. 

Mengetahui hal itu, Yoyok segera keluar dari rumah korban dan memberitahukan pada tetangga lainnya. Mendengar ada yang gantung diri, warga berbondong-bondong datang ke rumah korban yang masuk lorong sempit. Tak lama kemudian, petugas Polsek Simokerto dan tim identifikasi Polrestabes Surabaya datang ke lokasi.

Sebelum diketahui gantung diri, ada seorang warga yang mengetahui korban membawa tali. Namun, tetangga tersebut tidak menaruh curiga karena sebelum korban yang setiap harinya mengamen ini nampak biasa-biasa saja.  Bahkan pada malam harinya korban juga sempat ikut pengajian. “Dari hasil olah tempat kejadian perkara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terang Kompol Masdawati, Kapolsek Simokerto.(tyo/rif)