Sandiaga soal Selingkuh: Istri Saya Siap

Sandiaga bersama ibu-ibu di pasar Desa Bojongkulur.

JAKARTA - Calon Wakil Presiden RI nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno meminta pendukungnya agar tidak baper atau terbawa perasaan terkait berita bohong (hoaks) pada laman Skandal Sandiaga.

"Buat saya, ya, kita tentunya, ini adalah bagian dari pada perjuangan kita. Jangan baperanlah. Saya sudah siap kok, istri saya sudah siap, semua keluarga juga," kata Sandiaga saat meninjau pasar Desa Bojongkulur di Kabupaten Bogor, Rabu (26/9).

Dia mengatakan laman Skandal Sandiaga sebelumnya sudah diblokir, tapi pada Rabu pagi bisa dibuka lagi. Bagi pasangan Calon Presiden Prabowo Subianto itu, fitnah adalah  bagian dari perjuangannya.  "Fitnah ini kan menggugurkan dosa, ya," kata Sandiaga dilansir antaranews.

Ia menyatakan sudah menyerahkan persoalan itu kepada tim pemenangan Prabowo-Sandiaga untuk ditangani sesuai peraturan dan ketentuan.

"Kami berkomitmen menolak hoaks, kami juga mengharapkan komitmen dari semua pihak," kata Sandiaga.

Polisi dan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) sudah melacak pembuat situs berbasis blogspot yang pertama mengunggah skandal perselingkuhan tersebut. Pihak kepolisian pun telah meminta Kominfo untuk memblokir situs yang mengunggah tudingan Sandi berselingkuh. "Polisi sudah meminta Kominfo untuk blokir situs itu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. 

Namun sampai Rabu pagi kemarin, situs tersebut masih bisa diakses. Laman tersebut menampilkan beberapa foto Sandiaga dan sejumlah wanita. Tulisan-tulisan mengenai tudingan Sandi berselingkuh juga masih bisa diakses.

Sandi dituding berselingkuh dengan perempuan berinisial MB, elite di satu perusahaan terkemuka. MB disebut sering datang ke Balai Kota DKI Jakarta saat Sandi masih menjabat Wagub.

Menurut Fadli Zon, anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, situs yang muncul sejak Senin malam tersebut merupakan hoaks.

“Kita kan sudah tahu itu. Kita semua tahu siapa itu pusat hoax nasional. Yang gitu-gitu pasti kan pusat hoax nasional yang buat tuh," kata Fadli yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra.

Kecaman atas munculnya tudingan perselingkuhan Cawapres Sandi juga dilontarkan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding. Dia menganjurkan agar situs segera dilaporkan ke kepolisian. Karding bahkan menawarkan diri membantu pihak Sandiaga mempolisikan situs tersebut.

"Terkait dengan web atau situs yang muncul, saya kira negara ini negara hukum. Silakan dilaporkan ke polisi. Kalau tidak punya waktu dan tenaga, saya juga siap melaporkan ke polisi,"kata Karding.(*/hap)