Pelaku Bom Surabaya Keponakan Teroris Bom Bali 1

Tiga foto pria yang diperlihatkan Ali Fauzi saat diskusi.

JAKARTA - Mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah (JI) Jawa Timur Ali Fauzi Manzi mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri di Surabaya, Dita Oepriarto, masih punya hubungan darah dengan Sukastopo, pria yang masuk dalam jaringan teroris pelaku Bom Bali I (2002).

“Teroris bukan produk instan. Menciptakan orang seperti itu tidak bim salabim. Pelaku BBD (bom bunuh diri) Surabaya gen teroris,” ungkap Ali dalam diskusi bertema Memutus Mata Rantai Terorisme di Gedung Widya Graha LIPI, Jakarta Selatan, Kamis (17/5).

Dalam paparannya, Ali memperlihatkan tiga foto pria. Foto pertama merupakan Dita, di sampingnya pria hampir paruh baya bernama Sukastopo, dan terakhir pria muda Amin Abdillah.

Mantan anak buah gembong teroris Dr Azahari itu mengungkapka, Dita merupakan keponakan Sukastopo yang ditangkap pada 2002 karena keterlibatan dalam aksi bom Bali 1. Fakta itu diketahuinya karena Ali juga turut terlibat dalam aksi brutal tersebut.

“Ini Dita Oepriarto, belum ada polisi pun yang tahu ini. Dita ini sesungguhnya keponakan dari Pak Sukastopo. Pak Sukastopo ini siapa? Dia ditangkap pada tahun 2002 akhir karena masuk jaringan bom Bali 1. Berarti teroris melahirkan teroris,” terangnya seperti ditulis JPNN.com.

Sementara itu, Amin Abdillah yang fotonya dipampang paling kanan oleh Ali merupakan Anak dari Sukastopo. Sehingga dari ketiga orang ini memilih darah yang sama. “Yang ujung ini siapa? Ini Amin Abdillah anak Pak Kastopo, juga ditangkap pada tahun 2002 karena terlibat dengan Bom Bali 1. Ini jaringan lama jaringan baru nyambung gennya, nyambung genetiknya,” tegas Ali.

Adik dari Amrozi dan Ali Imron itu menerangkan, gen keluarga dalam kelompok teroris sudah ada sejak lama. Termasuk yang terjadi kepada keluarganya. Hal semacam ini juga terjadi pada keluarga terpidana mati Bom Bali, Imam Samudra.

Apa ada selain ini? Ada, anaknya Imam Samudra, sudah betul-betul dijaga, lepas ke sana meninggal di Syria,” pungkas Ali. (*/asw)

 

  • 10 TERPOPULER
  • 10 TERBARU

Mata Hati: Sipoa, Antara Impian dan Penjara

SURABAYA KOTA 2018-08-20 18:32:30

Pengakuan dr Bagoes, Saksi Kunci Korupsi P2SEM (6): Merasa Dizalimi dan Menuntut Keadilan

SURABAYA KOTA 2018-08-20 18:29:38

Pesta Miras, Tiga Pemuda Tewas

PERISTIWA 2018-08-20 18:23:38

Tragedi Pesta Miras: Menduga Anaknya Masih Bekerja

PERISTIWA 2018-08-20 18:16:57

Ayah Tiri Setubuhi Anak

KRIMINAL 2018-08-20 18:13:14

Suami Mengejar Kepuasan, Istri Menderita (2): Kini Mr P Suami Lebih Mirip Pentung Hansip Terbakar

Sejuta Kisah 2018-08-20 18:10:23

Cinta Laura Asli Indonesia 

Senggang 2018-08-20 18:08:08

Geger Mayat Penuh Luka

PERISTIWA 2018-08-20 18:06:03

Rumah di Banyuurip Terbakar

PERISTIWA 2018-08-20 17:53:09

Residivis Pencurian Helm Kembali Diringkus

KRIMINAL 2018-08-20 17:50:57