Pengedar Narkoba Ditangkap saat Tidur

Joko Suryanto didampingi Kapolsek Semampir Kompol Naufil Hartono dan Kanitreskrim AKP Junaidi.

SURABAYA-Joko Suryanto (34), warga Jalan Jatisrono Timur III, edarkan sabu 44 paket hemat (pahe) sabu-sabu. Kedok Joko terungkap saat eskrim Polsek Semampir meringkus di rumah kos Jalan Jatisrono V.    
Selain menemukan sabu, polisi juga menyita uang diduga hasil penjualan sabu senilai Rp Rp 10,3 juta. "Setelah 44 pahe sabu kami timbang beratnya mencapai 17,83 gram," kata Kapolsek Semampir Kompol Naufil Hartono didampingi Kanitreskrim AKP Junaidi, Kamis (11/10).
Proses penangkapan, imbuh Naufil, bermula anggota yang memantau peredaran narkoba di wilayah Jatisrono. Mendadak mendapatkan informasi dari masyarakat adanya pengedar sabu.
Informasi direspon dengan menggerebek rumah dan menangkap Joko saat tertidur pulas. Dalam penggeledahan, polisi menemukan 44 sabu siap edar dan uang di lemari. Tapi Joko tidak mengakuinya. "Dari Rp 10,3 juta, uang hasil penjualan Rp 3 juta dan sisanya miliknya,” jelas Naufil.
Saat diinterogasi, Joko mengaku, barang merupakan titipan dari temannya berinisial A untuk disuruh menjualkan. Bila semuanya terjual, ia mendapatkan komisi Rp 2 juta. "Saya sudah tiga bulan mengedarkan sabu," kata pria yang memiliki bisnis warung kopi di Jatisrono ini. (rio/fer)