Pemuda Kedungasem Jualan Narkoba dan Koplo

Kapolsek Rungkut Kompol Gede Suartika menunjukkan kedua tersangka berikut barang buktinya.

SURABAYA - Anggota Reskrim Polsek Rungkut meringkus tiga pemuda yang mengedarkan narkoba. Mereka diketahui menjual sabu-sabu (SS), ganja, dan pil koplo jenis dobel L. Tersangka yakni Sobirin (20), Aldi (19), warga Jalan Kedungasem dan ARM (16), warga Jalan Penjaringan Sari.

Mereka diamankan di rumah kos Jalan Medayu Utara. Dari penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti 10 poket SS seberat 11,6 gram, dua poket lain masing-masing 0,32 gram SS, tujuh poket SS masing-masing 0,34 gram; 14 poket ganja dengan total berat 25,9 gram, satu poket seberat 170 gram, serta 1.100 butir pil koplo jenis dobel L.

Kapolsek Rungkut Kompol Gede Suartika menjelaskan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebut bila di rumah kos tersebut sering digunakan untuk bertransaksi narkoba. "Selain menjual, ketiganya juga mengajak pembeli untuk mengonsumsi barang haram itu Bersama-sama," kata Gede.

Berbekal laporan tersebut petugas selanjutnya melakukan penyelidikan dengan menempatkan anggota di beberapa titik sekitar lokasi. "Setelah memastikan ketiga tersangka berada di dalam rumah kos, anggota kami bergegas melakukan penangkapan. Saat digerebek, ketiganya hendak pesta ganja," tandas Gede.

Selanjutnya, ketiga tersangka berikut barang bukti digelandang ke Mapolsek Rungkut. Dari pemeriksaan terungkap, Sobirin dalam bisnisnya menjual barang haramnya melalui sosial media Whatsapp (WA). "Saya jual ke teman dekat melalui WA dengan menyuruh Aldi untuk mengantarkan barang," ujar Sobirin.

Sobirin menambahkan, ia mendapatkan barang tersebut dari kenalannya yang berada di Surabaya. Untuk ganja, setiap dua garis (170 gram) ia membeli seharga Rp 2,5 juta. Sedangkan SS, ia membeli dengan harga Rp 1,1 juta per gramnya. "Ganja dan SS saya kemas lagi sesuai permintaan pelanggan," lanjut Sobirin. (fdn/nov)