Pembunuhan di Apartemen Educity, Satu Pelaku Lagi Dibekuk

Imam Syafii

SURABAYA - Pembunuhan di Apartemen Educity semakin terang. Pasca menangkap seorang pelakunya, anggota Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, kembali mengamankan satu orang lagi. Praktis, ada dua tersangka yang diringkus di kejadian yang menghebohkan warga Surabaya tersebut.

Tersangka pertama yang diamankan yakni, Supandi (33), warga Jalan HM Suwignyo, Kelurahan Sungai Jawi, Pontianak, pada Jumat (1/6), lalu. Tersangka kedua, Imam Syafii (44), warga Jalan Kapas Madya 5. Informasi yang dihimpun saat kejadian Imam Syafii bertugas memukul kepala Agung Pribadi (40), hingga menyebabkan nyawa korban melayang.

Insiden tersebut berada di kamar 1907 lantai 17 Apartemen Educity, Pakuwon City. Jasad korban ditemukan Senin (28/5), pagi. Polisi lalu memburu empat orang yang dipastikan pelaku pembunuhan Agung Pribadi. Ada tiga pelaku lain yang masih terus dikejar. Mereka, RD (otak pelaku), VA (pemilik kamar apartemen), dan RY.

"Jadi, total tersangka yang kami tangkap ada dua, yakni Supandi dan Imam Syafii. Sedangkan tiga pelaku lain masih kami buru," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran.

Imam ditangkap pada Jumat (8/6), sekitar pukul 06.00 di Dusun Krajan, Desa Kedung Rejo, Banyuwangi. Polisi mengendus bahwa tersangka kabur dari tempat tinggalnya di Jalan Kapas Baru V/28, usai melakukan pembunuhan terhadap Agung Pribadi.

Akibat melawan saat hendak diamankan, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terhadap tersangka Imam. "Kami lumpuhkan kakinya. Sebab dia mencoba kabur dan melawan anggota," kata Sudamiran.

Ditambahkan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, pengintaian terhadap Imam dilakukan timnya selama dua hari di Banyuwangi. Di sana, tersangka diketahui menumpang di rumah keluarganya. Hingga akhirnya Imam terlihat melintas dan dilakukan pengejaran.

Mengetahui dirinya diburu polisi, Imam berusaha kabur. Lantaran kepepet, Imam nekat melawan dengan menyerang polisi. Imam akhirnya dilumpuhkan kaki kanannya dengan timah panas. Seperti diberitakan, Agung Pribadi dibunuh atas skenario RD.

RD diduga menjadi orang yang menyuruh ketiga pelaku lain (SP, IM, dan RY) untuk membantu proses terbunuhnya Agung Pribadi. Bahkan, RD  yang menusukkan pisau ke dada dan perut korban sebanyak tiga kali. Terluka parah dan kehilangan banyak darah, nyawa Agung tak tertolong dan tewas seketika di lokasi kejadian. (cr-8/nov)

 

  • 10 TERPOPULER
  • 10 TERBARU

Mata Hati: Sipoa, Antara Impian dan Penjara

SURABAYA KOTA 2018-08-20 18:32:30

Pengakuan dr Bagoes, Saksi Kunci Korupsi P2SEM (6): Merasa Dizalimi dan Menuntut Keadilan

SURABAYA KOTA 2018-08-20 18:29:38

Pesta Miras, Tiga Pemuda Tewas

PERISTIWA 2018-08-20 18:23:38

Tragedi Pesta Miras: Menduga Anaknya Masih Bekerja

PERISTIWA 2018-08-20 18:16:57

Ayah Tiri Setubuhi Anak

KRIMINAL 2018-08-20 18:13:14

Suami Mengejar Kepuasan, Istri Menderita (2): Kini Mr P Suami Lebih Mirip Pentung Hansip Terbakar

Sejuta Kisah 2018-08-20 18:10:23

Cinta Laura Asli Indonesia 

Senggang 2018-08-20 18:08:08

Geger Mayat Penuh Luka

PERISTIWA 2018-08-20 18:06:03

Rumah di Banyuurip Terbakar

PERISTIWA 2018-08-20 17:53:09

Residivis Pencurian Helm Kembali Diringkus

KRIMINAL 2018-08-20 17:50:57