Kepala Gudang Gelapkan Uang Rp 21 Juta

Mochamad Asmadi didampingi petugas.

SURABAYA - Diduga menggelapkan uang perusahaan Rp 21 juta, kepala gudang masuk penjara. Ini yang dilakukan Mochammad Asmadi (38). Pria ini diketahui menjabat Kepala Gudang CV Satya Graha Mandiri (SGM). Perbuatannya dilaporkan bosnya ke Polsek Sukomanunggal. 

Laporan Endro Gunawan, pemilik perusahaan berkantor di kompleks Ruko Satelit Twon Square blok 12 /E Jalan Sukomanunggal, direspon polisi dengan menangkap Asmadi di rumahnya di Perumahan Safira Regency Menganti, Gresik.

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti (BB) beberapa lembar print out bon pembelian BBM (bahan bakar minyak) dari beberapa SPBU yang sudah dihapus dari tangan lelaki asli warga Jalan Bujel II, Kediri tersebut.

Kapolsek Sukomanunggal Kompol Muljono mengatakan, Asmadi menjabat kepala gudang CV SGM. Setiap minggunya ia meminta dana operasional untuk keperluan di gudang sebesar Rp 8.000.000. Di antaranya untuk membayar gaji sopir dan kernet, beli air tangki 5000 liter, memberi uang saku sopir yang kirim barang ke luar kota dan membeli BBM.

"Setiap sopir membeli BBM, print out bon pembelian diserahkan kepada kepala gudang dengan kondisi baik dan tidak rusak," kata Muljono, Sabtu (9/6).

Kemudian bukti print out BBM dari SPBU jumlah nominal liternya dihapus dan diganti dengan tulisan tangan menggunakan pulpen dan harga belinya lebih besar dengan tulisan tangan. 

"Semisal di print out tertera harga solar dari sopir sebanyak 5000 liter diganti tersangka 10.000 liter. Total kerugian akibat perbuatan tersangka sebesar Rp 21 juta," imbuhnya.

Dalam pemeriksaan, Asmadi mengakui semua perbuatan dan dilakukan setiap minggu dengan rata-rata keuntungan antara Rp.200.000 hingga Rp.300.000. "Uang itu saya pakai berobat ke rumah sakit maupun ke alternatif. Karena saya punya asam lambung," terang Asmadi. (rio/nov)