Pembunuh di Apartemen  Educity Tertangkap, Motif Utang Narkoba dan Cemburu

Supandi (kanan) bersama petugas yang membeberkan barang bukti.

SURABAYA - Satu tersangka kasus pembunuhan di Apartemen  Educity  Resident, Supandi (33), ditangkap Unit Resmob Polrestabes Surabaya. Dari pengakuan tersangka asal Pontianak Timur, Kalimantan Barat, ini bila korban Agung Pribadi alias Buya (40), dihabisi karena masalah utang narkoba dan cemburu.

“Kami menangkap satu tersangka inisial SP, di tempat asalnya. Dari pengakuannya, masih ada tiga tersangka lagi yakni IM, RN, dan pelaku utama HR,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran, Rabu (6/6).  

Lebih lanjut dipaparkan Sudamiran bila pembunuhan ini sudah direncanakan sebelumnya. Awalnya tersangka berangkat dari Pontianak bersama korban asal Paseban, Senen, Jakarta Pusat atas undangan HR. Ketika tersangka dan korban sampai di apartemen, di dalam kamar selain HR sudah ada IM, RN, dan seorang wanita inisial EV.

Setelah berkumpul, selanjutnya HR mengeluarkan sabu 0,5 ons, lalu mereka pesta sabu. Setelah itu tersangka dan IM, keluar kamar dan pindah ke kamar 0527. Empat jam kemudian ketika tersangka kembali ke kamar 1907, dirinya sudah melihat IM memegang pisau berlumuran darah, dan korban tergeletak dengan luka tusuk. 

“Korban tertusuk di dada kanan dan kirinya, namun kondisinya masih hidup. Selanjutnya tersangka dan RN memegangi kaki korban dengan harapan korban tidak berontak, ketika kepalanya dipukul IM dengan pipa besi,” lanjut Sudamiran.

Selanjutnya oleh keempat pria tersebut korban diseret ke kamar mandi, dan di tempat itu IM kembali memukul kepala korban dengan pipa. Untuk memastikan korban sudah tewas, HR mengambil pisau dan menusukkan kembali ke bagian perut korban.

“Setelah dipastikan korban tewas, para tersangka meninggalkan apartemen. Dari pengakuan tersangka jika selama ini, dirinya dan pelaku lainnya serta korban mempunyai bisnis peredaran narkoba yang dipasok dari Pontianak,” ungkap Sudamiran.

Sedangkan korban datang ke Surabaya karena dijanjikan IM akan membayar utangnya Rp 211 juta. “Selain masalah utang, motif pembunuhan ini karena cemburu, karena kedekatan korban dengan EV, yang selama merupakan teman dekat IM,” pungkas Sudamiran. (tyo/fer) 

 

  • 10 TERPOPULER
  • 10 TERBARU

Mata Hati: Sipoa, Antara Impian dan Penjara

SURABAYA KOTA 2018-08-20 18:32:30

Pengakuan dr Bagoes, Saksi Kunci Korupsi P2SEM (6): Merasa Dizalimi dan Menuntut Keadilan

SURABAYA KOTA 2018-08-20 18:29:38

Pesta Miras, Tiga Pemuda Tewas

PERISTIWA 2018-08-20 18:23:38

Tragedi Pesta Miras: Menduga Anaknya Masih Bekerja

PERISTIWA 2018-08-20 18:16:57

Ayah Tiri Setubuhi Anak

KRIMINAL 2018-08-20 18:13:14

Suami Mengejar Kepuasan, Istri Menderita (2): Kini Mr P Suami Lebih Mirip Pentung Hansip Terbakar

Sejuta Kisah 2018-08-20 18:10:23

Cinta Laura Asli Indonesia 

Senggang 2018-08-20 18:08:08

Geger Mayat Penuh Luka

PERISTIWA 2018-08-20 18:06:03

Rumah di Banyuurip Terbakar

PERISTIWA 2018-08-20 17:53:09

Residivis Pencurian Helm Kembali Diringkus

KRIMINAL 2018-08-20 17:50:57