Ibu Kandung Dibunuh Anak, Leher Korban Dicekik 

Sugianto Afisal diamankan petugas.

MALANG - Seorang anak tega membunuh ibu kandungnya. Sarni (55), warga Desa Toyomarto, Singosari, tewas dicekik anaknya, Sugianto Afisal (37). Beruntung, warga yang mengetahui kejadian itu berhasil mengamankan Sugianto yang berusaha melarikan diri.

"Tersangka dapat diamankan. Namun korban tidak tertolong nyawanya," kata Kapolsek Singosari Kompol Untung Bagyo R, saat dikonfirmasi, Sabtu (12/5).

Peristiwa dialami Sarni terjadi pada Jumat (11/5) malam. Sukarji, kakak kandung korban, adalah orang yang kali pertama mengetahui kejadian tersebut. Usai menunaikan salat Isya, Sukarji mendapati korban terbujur di lantai ruang dapur. Bagian tangan kiri adiknya mencekik leher korban dan bagian tangan kanannya menekan dada.

Mengetahui perbuatan pelaku, Sukarji sontak berteriak meminta pertolongan warga. Sejumlah warga dengan cepat mendatangi kediaman korban. Sugianto lalu kabur dan meninggalkan ibu kandungnya dalam kondisi sekarat. 

Saksi bersama warga berusaha mengevakuasi korban ke ruang tamu. Dari mulut korban mengeluarkan darah dengan lidah menjulur. "Penyebab kematian korban, karena dicekik," beber Untung. 

Belakangan, Sugianto ternyata mengalami gangguan jiwa. Itu dibuktikan dengan keterangan medis dari kakaknya, Sukarji. "Kakaknya menunjukkan surat keterangan medis jika pelaku mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di RS Jiwa," kata Untung Bagyo R.

Kapolsek menjelaskan kakak kandung korban merupakan orang yang kali pertama mengetahui kejadian tersebut. Dia pun berteriak meminta tolong saat melihat ibunya dicekik adiknya. "Saksi melihat ibunya dicekik dan dadanya ditekan hingga tidak bisa bernafas. Tersangka sudah dibawa ke RSJ untuk mendapat pemeriksaan medis," jelasnya. (*/nov)