Gagal Njambret, Dua Bandit Didor

Kedua tersangka di Mapolsek Tambaksari. 

SURABAYA - Senjata api (senpi) polisi kembali menyalak. Mochamad Hasim (34), warga Jalan Srengganan I dan Mochamad Effendi (40), asal Jalan Krembangan Bhakti Gang Lebar, harus menahan sakit setelah betis kiri pelaku dijebol peluru reskrim Polsek Tambaksari usai menjambret di Jalan Dharmahusada.

Aksi kedua bandit jalanan ini gagal, lantaran korban Mohammad Pamungkas Joko Merdeko (26), warga Jalan Sukomulya, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, berteriak dan kebetulan anggota Polsek Tambaksari patroli di Jalan Kedung Sroko. 

“Kami bertindak tegas karena tersangka melawan saat akan ditangkap,” jelas Kapolsek Tambaksari Kompol Prayitno, Jumat (11/5). 

Informasi dihimpun, Kamis (3/5) sekitar pukul 20.00, korban membeli makanan di warung sekitar Jalan Dharmahusada. Usai mendapatkan makanan, korban pulang dengan berjalan kaki ke arah timur. Setiba di depan Hotel Maxone, korban dikejutkan dengan dua pengendara motor yang memepet dan menarik dompetnya.

Usai mendapatkan barang incarannya, keduanya lantas melarikan diri kearah Jalan Kedung Sroko. Sementara itu, korban yang panik hanya bisa berteriak minta tolong. Pengendara lain yang mendengar teriakan korban lalu mengejarnya. 

Aksi kedua tersangka terhenti saat anggota reskrim Polsek Tambaksari yang patroli di sekitar lokasi turut mengejar keduanya. Meski sudah diminta berhenti, tetapi tersangka terus memacu motornya hingga petugas terpaksa menabraknya.

Bukannya menyerah, kedua tersangka malah melawan sehingga petugas terpaksa menembak betis keduanya hingga terjatuh. Selanjutnya kedua tersangka digelandang ke mapolsek berikut barang bukti satu unit sepeda motor Honda Supra X L 2729 OQ, serta dompet korban yang berisi Rp 500 ribu. (cr8/fer/mik)