Ahmad Dhani Diperiksa Penyidik Cyber Crime 

Ahmad Dhani Prasetyo bersama rekannya berjalan menuju ruang penyidik.

SURABAYA - Sempat tidak memenuhi panggilan polisi, musisi Ahmad Dhani Prasetyo akhirnya memenuhi panggilan Subdit V Cyber Crime, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim, Senin (1/10). Pria yang juga politisi Partai Gerindra ini dilaporkan  kasus dugaan ujaran kebencian. 

Dhani panggilan akrab Ahmad Dhani Prasetyo datang ke Polda sekitar pukul 15.00, dengan mengenakan kaus warna hitam. Dengan langkah santai, mantan pentolan Grup Dewa 19 ini masuk ke ruang penyidik. "Pokoknya saya datang lah, kan saya sudah pengalaman ditanya sama penyidik," kata Dhani.

Saat ditanya apakah kedatangan Dhani juga terkait dirinya yang dilaporkan kasus penipuan dan penggelapan, Dhani mengatakan untuk menunggu hasilnya.  "Tunggu aja nanti," lanjut Dhani.

Sedangkan menurut Dirreskrimsus Kombespol Agus Santoso ketika dikonfirmasi menjelaskan, bila Dhani dipanggil dengan status terlapor atas laporan ujaran kebencian ketika berada di Hotel Mojopahit. “Sekarang ini masih dalam pemeriksaan,” terang Agus.

Lebih lanjut Agus menjelaskan bila pihaknya sudah meminta keterangan saksi-saksi, termasuk saksi ahli. “Sekitar sepuluh saksi sudah kami mintai keterangan, termasuh saksi ahli bahasa,” lanjut Agus.

Sebelumnya, Dhani dijadwalkan dipanggil pada Jumat (28/9), namun yang bersangkutan mengkonfirmasi tidak bisa hadir, dengan alasan tidak didampingi pengacara. Pemanggilan pria berkepala plontos ini setelah aktivis dari Koalisi Bela NKRI, salah satu elemen yang berdemo menolak deklarasi #2019GantiPresiden, melapor ke Polda Jatim, Minggu (26/8). Gegara Dhani ngevlog dan mengucapkan kata 'idiot' yang ditujukan ke para pendemo di depan Hotel Majapahit. (tyo/nov)