Hakim Tolak Eksepsi Bos Sipoa

Budi Santoso dan Klemen Sukarno Candra dalam pengawalan ketat petugas menuju ruang sidang. 

SURABAYA - Majelis hakim yang diketuai I Wayan Sosiawan menolak eksepsi dua bos PT Sipoa Budi Santoso dan Klemen Sukarno Candra, Kamis (9/8).

Majelis hakim mempertimbangkan bahwa nota keberatan penasehat hukum sudah memasuki pokok perkara dan nantinya dibuktikan dalam persidangan.

"Keberatan eksepsi ditolak seluruhnya dan sidang akan dilanjutkan," ujar I Wayan Sosiawan dalam putusan sela.

Atas putusan hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmad Hari Basuki akan menghadirkan saksi pada persidangan berikutnya. "Terima kasih majelis, kami akan hadirkan saksi,"singkat Hari.

Terpisah Desima Waruhu, penasehat hukum terdakwa mengatakan bahwa penolakan tersebut hal biasa dan sah saja.

"Banyak pertimbangannya dan kita menghormati putusan hakim. Ini juga baik untuk customer, dan klien kami," jelas Desima.

Soal tak dikabulkannya upaya pemindahan tahanan dari Rutan Polda Jatim ke Rutan Klas 1 Surabaya Medaeng, Desima menegaskan bukan tak dikabulkan tetapi hanya sementara waktu selama penyidikan.

"Saya tekankan hanya sementara. Karena penyidik masih memerlukan keterangan klien kami dalam kasus lainnya," pungkas Desima. (fer/tyo)