Keterangan Polisi Sudutkan Pasutri Pengedar Sabu

Kedua terdakwa mendengarkan keterangan saksi.

SURABAYA - Syaiful Ichwan dan Ulik Ernawati, pasangan suami istri (pasutri) asal Jalan  Sambiarum Lor Gang VIII, kembali menjalani sidang lanjutan., Kamis (12/7). Mereka mendengarkan kesaksian dari polisi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ali Prakosa, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Di hadapan majelis hakim, saksi Maskhori Hasan, anggota Sat Reskoba Polrestabes Suraabaya menjelaskan dirinya menangkap terdakwa dengan barang bukti sabu seberat 4,67 gram. "Kami tangkap saat terdakwa tidur. Kami lalukan penggeledahan di dalam rumahnya ditemukan sabu sebanyak sepuluh poket yang disimpan dalam dompet," terang saksi Maskhori.

Selain sabu, lanjut Maskhori juga ditemukan satu buah timbangan elektrik dan tiga buah pipet bekas pakai (sabu). "Setelah ditimbang, keseluruhan sabu tersebut seberat empat koma empat puluh enam gram," tambah Maskhori.

Saat ditanya JPU terkait barang tersebut didapat dari mana, kedua terdakwa mengaku dari Dedik (DPO), bandar sabu seharga Rp 1,3 juta per gramnya. "Dari Dedik pak, terus kami pecah (bagi) dalam poket kecil untuk dijual lagi," jawab terdakwa Syaiful. (fer/tyo)