Beli Sabu, Ibu RT Ambengan Divonis 5 Tahun

Terdakwa Samsiye dan Abdillah mendengarkan putusan majelis hakim.

SURABAYA - Ketua Majelis Hakim Isjuedi, memvonis Samsiye (34), pengguna sabu asal Jalan Ambengan Batu Gang 4, selama lima tahun penjara, Senin (23/4). Bersama Abdillah, penjualnya, ibu rumah tangga (RT) ini juga membayar denda Rp 800 juta subsidair dua bulan kurungan. 

“Menjatuhkan pidana penjara terhadap masing-masing terdakwa Samsiye dan Abdillah, selama lima tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan, denda delapan ratus juta rupiah subsidair dua bulan penjara,” jelas Isjuedi membacakan amar putusannya.

Vonis majelis hakim sebenarnya lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya Damang Anubowo. Di mana sebelumnya menuntut tujuh tahun penjara denda Rp 800 juta subsidair 3 bulan.

Terhadap putusan kemarin, kedua terdakwa yang didampingi Zainal Arifin, penasehat hukum dari LBH Lacak itu, berbeda pendapat dalam menyikapinya. Jika terdakwa Samsiye menerima putusan mejelis hakim, sedangkan Abdillah masih pikir-pikir. “Saya masih pikir-pikir Pak Hakim,” jawab Abdillah. 

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa Samsiye yang ditangkap polisi di rumahnya ditemukan barang bukti satu poket sabu 0,41 gram, dan sisa di pipet 2,16 gram.

Dari pengakuan Samsiye, akhirnya polisi meringkus Abdillah. Abdillah pun tak mau ditangkap sendiri, ia lalu menyebut nama Gojel (DPO), yang selama ini memasok sabu yang dipesan oleh terdakwa Samsiye seharga Rp 200 ribu. (fer/tyo)

 

  • 10 TERPOPULER
  • 10 TERBARU