Sidang Henry J Gunawan, Saksi Tidak Tahu Isi Perjanjian

Saksi Ong David Stevanus memberikan keterangan dalam sidang kasus Pasar Turi.

SURABAYA - Dua pedagang Pasar Turi, Kamis (22/2), kembali dihadirkan dalam persidangan dengan terdakwa Henry J Gunawan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya, kemarin, menghadirkan Ong David Stevanus dan Chairul Anwar.

Pemeriksaan pertama di hadapan majelis hakim yang diketuai Rochmad, dilakukan kepada saksi Ong. Dalam keterangannya, Ong ternyata tidak mengetahui isi perjanjian antara Pemkot Surabaya dan investor Pasar Turi. Hanya saja, Ong mengaku sempat bertemu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama pedagang lainya untuk menanyakan masalah strata title.

“Soal stan Pasar Turi, saya dan para pedagang lainnya akhirnya menemui Bu Walikota. Tapi isi perjanjian saya tidak tahu,” jelas Ong.

Namun, dalam pertemuan itu Wali Kota tidak memberikan penjelasan secara detail ke para pedagang mengapa pihaknya menolak untuk memberikan strata title.  “Tidak ada penjelasan dari Bu Risma,” katanya.

Padahal, dalam perjanjian antara Joint Investment (JO) dan Pemkot Surabaya, terdapat kewajiban yang harus dipenuhi kedua belah pihak. Dalam hal ini investor sudah menyelesaikan pembangunan pasar turi dan Pemkot Surabaya malah belum menyelesaikan kewajiban menyerahkan status tanah menjadi hak pengelolaan.

“Pernah tidak pedagang bertanya ke Bu Risma soal status tanah Pasar Turi?” tanya Agus Dwi Warsono, Kuasa Hukum Henry dan dijawab tidak pernah oleh Ong.

Dan Ong menegaskan dirinya yang menolak.”Saya yang menolak diberi stan,” katanya. Sementara itu, saksi Chairul Anwar mengaku bahwa dirinya hanya ahli waris dari orang tuanya yang telah meninggal.

“Sebenarnya yang punya stan orang tua saya. Saya hanya mendampingi saja saat pembayaran stan dan pertemuan-pertemuan dengan para pedagang,” katanya.

Kemarin Chairul lebih banyak menyebut ‘katanya-katanya’ saat diperiksa sebagai saksi.

“Siapa yang mengundang untuk hadir di pertemuan di Hotel Mercure saya tidak tahu. Tapi kata teman-teman pedagang yang mengundang PT Gala Bumi Perkasa (GBP),” jelas Chairul.

Sementara itu, kuasa hukum Pasar Turi I Wayan Titib dikonfirmasi di nomor HP ada nada sambung tetapi tak diangkat. Selanjutnya dihubungi di telepon nomor rumah, diangkat istri dan mengatakan sedang istirahat. “Bapak barusan tidur,” singkat istri Wayan Titib, semalam. (fer/tyo/nov)

  • 10 TERPOPULER
  • 10 TERBARU

Suami Sadis Sekap dan Aniaya Istri 

KRIMINAL 2018-05-25 20:04:52

Cemburu Istri Diselingkuhi, Tetangga Dibunuh 

KRIMINAL 2018-05-25 20:02:28

Puasa Para Tokoh: Gandeng Para Dai

SURABAYA KOTA 2018-05-25 20:00:12

Residivis Curanmor Dijebol Peluru

KRIMINAL 2018-05-25 19:57:28

Sabu 3 Kg Malaysia Gagal Diedarkan

KRIMINAL 2018-05-25 19:54:57

Kejari Musnahkan Barang Bukti Narkotika

PERISTIWA 2018-05-25 19:52:40

Pembunuh PSK Dolly Tewas di Banyuwangi

PERISTIWA 2018-05-25 19:50:32

Kabur Lewat Atap, Maling Motor Dibekuk 

KRIMINAL 2018-05-25 19:48:42

Jelang Sahur, Rumah Petemon Barat Terbakar

PERISTIWA 2018-05-25 19:46:26

Jenazah Bomber Bapak, Dua Anak, Dimakamkan

PERISTIWA 2018-05-25 19:43:36