Kecam Teror Bom di Surabaya, Warga Gelar Aksi Seribu Lilin

Sejumlah elemen masyarakat menyalakan lilin di GOR Tuban.

TUBAN - Ratusan masyarakat dari berbagai ormas di Kabupaten Tuban mengelar aksi seribu lilin sebagai bentuk perlawanan mereka terhadap aksi pengeboman beruntut di Surabaya. Acara itu digelar Senin (14/5), sekitar pukul 22.00.

Selain bentuk perlawanan aksi seribu lilin yang dipusatkan di GOR Tuban tersebut juga sebagai wujud keprihatinan masyarakat atas tragedi bom yang merengut belasan korban jiwa dan puluhan lainnya yang menderita luka. Serta bentuk kecaman atas insiden kerusuhan terorisme di markas Brimob.

Menurut korlap aksi Agus Rahmadika menuturkan, aksi ini juga diharapkan agar masyarakat Tuban tidak takut akan ancaman teror bom yang kerap digencarkan oleh oknum terorisme serta diharapkan agar masyarakat tidak terpengaruh dengan paham radikalisme yang menyesatkan.

Dengan bersatunya rakyat Tuban terutama kaum muda, secara tidak langsung hal ini dapat dijadikan kewaspadaan untuk mendeteksi ancaman teroris "Inilah acara puncak peringatan tragedi di Surabaya dan bentuk kecaman terhadap kebiadapan mereka," katanya.

Selain itu masyarakat juga diminta untuk mawas diri terhadap lingkungan disekitarnya. Agar tetap mawas diri terhadap prilaku orang-orang yang hendak melakukan kajahatan termasuk aksi teror. Sebab dengan kewaspadaan itulah aksi mereka bisa didektesi secara dini.

Selain menyalahkan seribu lilin acara ratusan warga yang berkumpul juga mendoakan sejumlah polisi serta warga yang gugur dalam serangan aksi teror yang terjadi akhir-akhir ini 

"Kita tidak tahu bahkan ancaman teror itu bisa saja mengancam kita. Untuk itulah mari kita jaga Kabupaten Tuban ini agar terhindar dari kejahatan teror," harapnya. (cw1/har/fer)

 

  • 10 TERPOPULER
  • 10 TERBARU