Tim Buser Sergab Bandit Minimarket, Dua Buron

Sulaiman diamankan aparat Polsek Wonoayu.

SIDOARJO - Satu per satu komplotan bandit yang beraksi di minimarket Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu diringkus polisi. Kamis (27/9), tim Buser Unit Reskrim Polsek Wonoayu meringkus Suherman Nianto (28), warga Desa Sepande RT 02/RW 01, Kecamatan Candi.

Suherman dibekuk di tempat persembunyiannya,  kawasan perumahan Bukit Alam Raya, Desa Sukolilo Kecamatan Pandaan, Pasuruan. Dalam pembobolan minimarket Wonokasian, Suherman berperan sebagai driver. Dua pelaku lainnya, yakni A alias Tuwek dan H alias Kenyok, hingga berita ini dibuat masih diburu  polisi.

Kanit Reskrim Polsek Wonoayu Ipda Imam Seken membenarkan penangkapan tersebut. Dia mengatakan, Suherman diamankan setelah dilakukan pendalaman atas keterangan tersangka Eko yang  tertangkap lebih dulu di lokasi pencurian. Dari keterangan Eko, polisi menghendus tempat persembunyian tersangka lainnya. “Keterangan Eko kita kembangkan dan mendapati tempat persembunyian tersangka lain,” katan dia, Kamis (27/9).

Selanjutnya, masih kata Ipda Seken, sekitar pukul 19.30 , Wempat anggota Unit Reskrim Polsek Wonoayu bergerak menuju ke Pandaan, Pasuruan. Satu pelaku dibekuk di sana, yakni Suherman. Sedang dua pelaku lainnya A dan H keburu kabur sebelum polisi datang. Namun demikian, polisi akan terus mengejar mereka. "Saat ini Suherman kita amankan berikut barang bukti 1 unit mobil Suzuki Ertiga warna putih nopol W 1720 SF yang digunakan beraksi,” papar dia.

Sebagaimana diberitakan harian ini edisi kemarin, empat komplotan bandit beraksi di minimarket Wonokasian, Wonoayu, Selasa (25/9) malam. Satu pelaku berhasil ditangkap di TKP, yakni M Eko Jaka Ariyanto, warga Dusun Urangagung RT 14/RW 03, Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu.

Eko diamankan warga setelah tepergok beraksi di minimarket Wonokasian bersama tiga komplotannya yang kini buron. Tidak berselang lama, petugas dari Polsek Wonoayu datang dan mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku tersebut dengan menahannya di dalam toko.

Ratusan warga yang berusaha menghadang pelaku di luar minimarket dan berkeinginan menghakimi pelaku, tidak berhasil karena diamankan petugas dari polsek setempat dan polresta dengan pengamanan ketat. Sekitar pukul 22.41, massa kembali ke rumah masing-masing hingga situasi kembali kondusif. “Satu pelaku kita amankan. Sementara kawanan lainnya dengan inisial S, TW dan KY, masih dalam pengejaran,” ujar Kanit Reskrim Polsek Wonoayu Ipda Imam Seken, Rabu (26/9).

Dalam kasus ini, aparat kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti yang kini diamankan polisi adalah sabun muka Warda 100 Ml (8 psc), sabun muka Pons 100 Ml (5 pcs), sabun muka Pons 100 Ml (5 pcs), Warda BB Cream 15 Ml (3 pcs), Warda pelembab 20 Ml (1pcs), Warda pelembab DN Night (6 pcs), Warda white cream 17 Ml (3 pcs), minyak wangi Bella Gio 100 Ml (2 pcs), Biore sabun mandi 550 Ml (2 pcs), Romano (minyak wangi) 100 Ml (2 pcs), Shampoo 480 Ml (2 pcs), Shampoo 320 Ml (3 pcs). Total keseluruhan yang diamankan sebanyak 42 pcs, dengan kerugian Rp 650 ribu.

Sehari setelah menangkap Eko, polisi memburu tiga komplotannya yakni Suherman dan kawan0kawan. Dan, perburuan yang dilakukan aparat kepolisian akhirnya membuahkan hasil. Tersangka Suherman akhirnya berhasil dibekuk di Pandaan, Pasuruan. Kini polisi memburu dua bandit lainnya yang masih berkeliaran di luar sana. Identitas kedua pembobol minimarket itu juga sudah dikantongi polisi. Tinggal menunggu waktu mereka bakal ditangkap, menyusul Eko dan Suherman yang kini mendekam di sel tahanan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.(med/jok/be)