Mendikbud RI Resmikan Museum Mpu Purwa, Jadikan Zona Budaya yang Edukatif

Mendikbud RI Muhadjir Effendy meresmikan Museum Mpu Purwa didampingi Plt Wali Kota Malang H Sutiaji, Sekda Kota Malang Drs Wasto, Sekjen Kemendikbud RI Didik Suharli, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni.

MALANG - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI Prof Dr Muhadjir Effendy didampingi Plt Wali Kota Malang H Sutiaji meresmikan Museum Mpu Purwa, Jalan Sukarno Hatta B-210 Kota Malang, Sabtu (14/7).

Peresmian Museum Mpu Purwa menunjukkan perhatian besar pemerintah terhadap peninggalan adi luhung di negeri ini. Bersamaan, Mendikbud RI menyampaikan akan mengalokasikan anggaran untuk penghargaan pada pelaku, pemerhati budaya, dan seniman di Kota Malang. Ini seiring keberadaan payung hukum Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan.

Mendikbud berharap kawasan Museum Mpu Purwa dijadikan sebagai zona budaya dan juga sebagai sarana rekreatif yang edukatif. “Produk budaya itu karya cipta agung. Jangan  hanya tersimpan saja, namun harus bisa dijadikan modal pembangunan. Karena, hanya ada 2 modalnya yakni kekayaan alam serta kekayaan budaya. Semoga kawasan Museum Mpu Purwa bisa dijadikan zona budaya sebagai salah aset pembangunan,” katanya.

Saat ini sedang dirintis kalender budaya, sehingga setiap daerah mempunyai kegiatan budaya yang dapat menjadi tujuan wisata. Ini tentunya akan berdampak positif terhadap pergerakan pembangunan daerah.

Menandai peresmian, Mendikbud RI memotong tali peresmian. 


Sementara itu, Plt Walikota Malang H Sutiaji menyampaikan pentingnya menghargai dan menghormati karya peninggalan sejarah. “Karya yang tersimpan di museum ini menggambarkan bahwa masyarakat dulu penuh dengan kreatif dan imajinasi. Semoga ini akan bisa mengilhami masyarakat saat ini untuk terus berinovasi dan berkreasi. Kedepan, akses menuju lokasi ini bisa diperbagus sehingga menjadi lokasi rekreatif yang edukatif,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni menjelaskan Museum Mpu Purwa memiliki 136 buah koleksi. Museum ini berada di lahan seluas 1.800 meter dan luas bangunan 1.200 meter.

“Berawal dari kebutuhan tempat penyimpanan benda benda sejarah, di tahun 2013 diajukan anggaran ke Kemendikbud untuk revitalisasi Museum. Sehingga dikucurkan dana secara bertahap, dengan jumlah Rp 8,5 M. Hingga kini ada sejumlah 136 koleksi, sebagian adalah benda sejarah yang diserahkan masyarakat ke Pemkot Malang,” katanya. (adv/cr-3/rif/hap)