Pengedar Karnopen Brondong Diringkus

Sukarno alias Hamdan didampingi petugas.

LAMONGAN - 
Perlawanan pada obat-obatan terlarang semakin gencar dilakukan pihak berwajib. Salah satunya Unit Reskrim Polsek Brondong yang berhasil membongkar jaringan pengedar narkoba jenis pil karnopen.

Dia adalah Sukarno alias Hamdan (40), warga Lingkungan Sentono, Kelurahan Brondong, Kecamatan Brondong. Setelah dilakukan pengembangan dua pelaku lain berhasil ditangkap yakni, Janeke Tom Jeremias Tumondo (23), dan Nanang Wijiadi (43), warga Gang Kalibogo, Kelurahan Ronggomulyo RT 3/RW 2, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Selasa (11/9).

Dalam penangkapan itu, petugas kepolisian berhasil mengamankan barang bukti 4.115 butir pil karnopen. Seluruh barang bukti dibawa langsung oleh tiga pengedar yang berhasil di tangkap.

Menurut Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Harmudji, penangkapan bermula saat petugas Polsek Brondong, sedang melakukan patroli di wilayah hukumnya tepatnya di Dusun Sentono. "Pada saat melakukan patroli polisi mendapakan informasi adanya penyalahgunaan obat terlarang," ungkap Harmudji, Rabu (12/9) siang.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga berhasil mendapatakan identitas dan rumah Sukarno yang dicurigai sebagai pengedar. Selanjutnya polisi melakukan pengintaian di sekitar rumah Sukarno. Saat itu Sukarno ada di dalam rumah, polisi langsung menangkapnya.

"Pelaku Sukarno berhasil ditangkap dan dilakukan penggeledahan berhasil mendapatakan barang bukti pil karnopen 115 butir, dan uang hasil penjualan sebesar Rp 850 ribu serta handphone merek LG warna hitam sebagai alat komunikasi," tandas Harmudji.

Tidak hanya sampai di situ polisi langsung melakukan pengembangan, dan ketika diinterogasi pelaku mengakui mendapakan barang terlarang tersebut dari kenalannya warga Tuban yaitu Janeke Tom. Kemudian polisi meminta Sukarno untuk menghubungi pelaku Janeke Tom untuk memesan barang haram tersebut sebanyak 2000 butir pil karnopen untuk di kirim di rumahnya. 

Tidak lama kemudian Janeke Tom datang ke rumah Sukarno. Polisi yang sudah menunggu langsung menyergapnya dan digeledah ditemukan barang bukti 2.000 butir pil karnopen. Saat itu juga polisi terus melakukan pengembangan guna memburu jaringannya. “Polisi terus meminta Sukarno untuk menghubungi pelaku lainnya yakini Nanang untuk memesan barang haram tersebut," kata Harmdji. (cw-3/har/yok)