Blora Butuh Banyak Guru 

BLORA - Kabupaten Blora mendapat jatah 508 formasi calon aparatur sipil negara (CASN). Formasi tersebut terbagi dalam 3 sektor, yakni tenaga pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. 

"Minggu depan pendaftaran CASN akan kami umukan secara resmi," ujar Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Joko Ristriyono.

Menurut rencana pemerintah pusat, kata Joko, terkait pelaksanaan rekrutmen CASN tersebut pendaftaran dimulai 19 September 2018. Namun, jadwal tersebut bisa berubah. Sebab, daerah juga masih perlu melakukan persiapan, untuk mensingkronkan data pemerintah pusat. 

Di samping itu, pemerintah pusat juga masih menunggu pemasukan data dari daerah lain seluruh Indonesia. "Karena jadwalnya masih tentatif ini kan bisa berubah," ujar Joko.

Lebih lanjut, Joko menyampaikan, bahwa jatah yang diberikan kepada Blora itu masih kurang dibanding kebutuhan ASN di Blora. "Bagaimana lagi negara hanya kuat bayari segini," ujar dia.

Sementara untuk proses apa saja yang perlu dipersiapkan dalam pendaftaran CPNS, Joko masih engan menyampaikan. “Nanti menunggu pengumuman resmi dari BKD,” pungkas dia.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Blora Ahmad Wardoyon, menyatakan untuk kebutuhan guru ASN di Blora sangat banyak. Tahun lalu sebanyak 1.565 guru ASN masih kosong. "Jumlah ini hanya guru SD saja," ujar dia. 

Jumlah tersebut belum termasuk kekosongan guru SMP. Sebab, setiap bulan terdapat guru yang pensiun. Namun demikian, Dinas Pendidikan Blora tidak tinggal diam. Selalu melakukan pengajuan untuk pengisian kekosongan. 

Ahmad Wardoyon menambahkan, kekosongan itu sudah terjadi sejak 2005 lalu. Sementara hingga tahun ini belum ada pengangkatan. Pernah ada pengangkatan, tapi hanya 13 orang. Itupun dilakukan tiga tahun lalu. "Jadi Blora dan seluruh Indonesia sedang krisis guru ASN," pungkas dia. (sam/eko/lis)